"Kejam sekali kau, sedari tadi aku menunggumu memberiku minum. Tapi kau tidak kunjung datang," ucap Mark meletakkan gelas minumannya yang telah kosong. "Memang aku sengaja membuatmu tidak betah di sini. Kehausan dan kelaparan, supaya kau cepat pulang," kata Clara sinis. "Tidak masalah jika kau tidak memberiku makan. Aku bisa memakan tubuhmu sekarang. Jika kau tidak memberiku minum, aku juga bisa meminum ini." Mark mengusap d**a Clara. Wanita itu mengerang lirih ketika Mark menyentuhnya. "Dasar otak m***m," balas Clara. "Sebentar lagi kau akan menjadi istriku, jadi kau harus terbiasa dengan otak mesumku." Mark tersenyum nakal. Clara memilih menyingkir dari hadapan Mark. Ia mengambil piring-piring sajiannya. Menatanya satu persatu dan meletakkannya di meja. Mark memperhatikan gerak-geri

