Skandal

1009 Words

Minuman hangat sudah tersaji di atas meja nakas, Verrel tahu Angela membutuhkannya. Ia sudah memberikan sesuatu yang spesial, tentu saja Verrel semakin menyayanginya. "Sayang, minumlah madu hangat ini," kata Verrel. Angela mengambil cangkir yang di ulurkan Verrel. Ia meminumnya sedikit demi sedikit hingga habis.  "Apa kau masih terasa sakit?" tanya Verrel.  "Iya, sedikit," jawab Angela malu.  "Akan ku oleskan salepnya," bujuk Verrel. "Ti ... tidak usah, aku bisa sendiri," tolak Angela. Bagaimana mungkin ia membiarkan Verrel mengoleskan salepnya di daerah yang tidak boleh di jangkau. "Kau tidak usah malu, aku suamimu semuanya aku sudah pernah melihatnya," kata Verrel.  Angela merasakan perih saat jari Verel mengoles pada bagian lukanya. "Tahan, sayang. Sebentar lagi akan selesai,"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD