"Apa ada yang sakit?" tanya Angela seraya membantu Verrel bangkit. Sebenarnya tubuh Verrel tidak terlalu sakit, tapi inilah kesempatannya mendapatkan perhatian dari Angela. "Tolong, bantu aku berdiri," kata Verrel meringis kesakitan. Ia berusaha bangkit sendiri tapi tidak bisa. Angela dengan susah payah membantu Verrel berdiri. Wajahnya menunjukkan kekhawatiran yang nyata. Verrel berhasil berbaring di atas ranjang. Ia bisa melihat jika Angela memang benar-benar mengkhawatirkannya. Ini kesempatan yang langka membuat wanita itu bersikap sedikit jinak. "Apa tulang punggungmu ada yang patah?" tanya Angela penasaran. Gadis ini bodoh sekali, mana mungkin tulang punggungku patah hanya karena jatuh dari ranjang, pikir Verrel. "Tidak, tapi rasanya sakit sekali," rintih Verrel pu

