Dua Puluh Sembilan

1322 Words

"Woi buruan!" Azriel berteriak dengan sangat keras kepada keempat sahabat yang sedang berlari di belakang nya. Mereka sekuat tenaga dengan keringat bercucuran mencoba untuk menyusul Azriel yang berlari lumayan jauh dari pandangan mata. "Aduh kalo masih harus kayak gini satu kilometer lagi sih gue bisa-bisa tepar dah." gerutu Juan mengelap keringat dengan sapu tangan dari sakunya. Karel berhenti berlari dan menetralkan nafasnya yang tergesa - gesa. "Siapa suruh bensin mobil lo abis?" "Yeee emang nya tuh bensin kalo abis harus ngasih tau gue dulu apa? Makanya bangun tuh pagi!" ujar Juan mengerucutkan bibir nya. Hari ini adalah hari pertama mereka masuk di tahun senior nya, yaitu kelas dua belas di SMA. Namun apalah daya, karena libur panjang yang telah membahagiakan mereka dengan berleh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD