Dua Puluh Satu

1738 Words

Selama tiga hari di Bandung mengurusi bisnis keluarga sekaligus memanfaatkan waktu bersama, Meza merasa hubungan nya telah berada dalam proses membaik dengan Rivan. Walaupun mereka berdua selalu bersikap seolah semuanya baik-baik saja di depan Reno, tetapi Reno bisa merasakan bahwa ada celah yang menyebabkan keduanya tidak seakur kakak dan adik pada umumnya. Dan ia tahu persis bahwa alasan itu hanyalah satu, meninggalnya sosok ibu mereka. Ibu, malaikat tak bersayap yang telah mengandung selama sembilan bulan dan dengan susah payah melahirkan anak-anak nya ke dunia. Cukup satu kata yang mendeskripsikan dirinya, istimewa. Jika Meza diberi kesempatan untuk mengulang waktu, ia ingin sekali kembali melihat ibu. Memeluknya, menyayanginya, dan berucap, "Terima kasih, Mama." Beberapa kali Meza

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD