Langit terlihat mendung gelap tertutup awan seakan hendak menumpahkan isinya. Murid-murid garuda terlihat duduk dengan sesekali menguap merasa ngantuk begitu saja. Cuaca dingin dan rintik hujan seakan membuat mata perlahan menyanyu dengan sendirinya. Ketujuh remaja itu terlihat duduk melingkar di lapangan basket sembari menghela nafas panjang. Besok adalah hari dimana Azzam akan berbenah dan berangkat ke pondok tempat Kakeknya dulu. Azura sendiri sudah menyender pada bahu lebar milik Azzam sembari mengerjap pelan. "Pondok itu punya kakek lo?" Pertanyaan Kevin yang tiba-tiba membuat pemuda jangkung itu mendongak kecil. "Kakek gue yang punya yayasan," yang lain mengangguk paham mendengar itu. "Lo kesana tidur di asrama, kan? Setiap pekan balik kesini gak?" Ujar Intan dengan mengerjap ce

