36. Pematang Sawah

1754 Words

Seberkas cahaya mulai memasuki celah jendela kamar Bambang yang menghadap ke sebelah timur. Suasana hangat mulai terasa setelah kabut menyelimuti temaram subuh tadi. Bu Samini bangun sangat pagi, sebelum Azan subuh berkumandang. Beliau membereskan rumah, mencuci, juga menyiapkan sarapan untuk semua yang ada di rumahnya. *** Sebelumnya, ketika subuh telah tiba, Bambang dan Jaelani ikut ibadah Salat subuh bersama Pak Samino dan Bu Samini di Musala yang tak jauh dari rumahnya. Sedangkan Sam menunggu mereka di rumah. Di ruang tengah Sam duduk dan menunggu yang lain pulang dari Musala. Rasanya Sam sangat merindukan keutuhan keluarganya seperti dahulu kala. Tidak saling menyalahkan, tidak saling mencurigai, juga saling menghormati antar anggota keluarga. Dekapan penuh kasih sayang dari kedua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD