Chapter Sixteen

3815 Words

7 months later Pintu ruangannya terbuka, Thomas tersenyum mendapati seorang perempuan muda -yang telah dianggapnya seperti anak kandung sendiri- tengah duduk di balik meja dengan wajah datarnya. Tentu saja Thomas tahu, tatapan cewek itu –lagi-lagi– terpusat pada satu objek di atas meja kerjanya. Sebuah foto yang terbingkai manis terletak di pinggir mejanya. Foto akan kelulusan para sahabatnya beberapa bulan lalu yang diunggah oleh Diana dalam akun f*******:-nya. Ya, memang sejak kepergiannya, cewek itu selalu mengikuti semua aktivitas mereka melewati orang suruhannya, maupun jejaring sosial yang dilakukannya sendiri. Kepergiannya meninggalkan persahabatan dan cintanya, bukan tidak dengan alasan kuat. Cewek itu memilih pergi karena memiliki tanggung jawab yang begitu besar atas apa yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD