INDRA "Aku sibuk Ndra, kan masih rapat, baru pulang ke Indo minggu depan kayanya." Ya ampun, kangen banget aki sama Jani. Seminggu ini dia sibuk urus pembangunan mall baru di Hongkong, dan jangankan ketemu, telefonan aja baru bisa sekarang. "Gak bisa bilang Mbak Virnie untuk percepat gitu?" Tanyaku. "Kasian lah asisten aku kalau suruh padetin jadwal lagi, ini aja udah padet banget, sayang." "Gak kasian aku kangen?" "Hahaha ya kasian lah, Ndra. Tapi mau gimana lagi?" "Yaudah deh. Minggu depan nih baru pulang??" "Iyapss, 8 hari lagi, sabar ya Malik Nazalindra!" Katanya dengan suara yang bikin aku makin kangen sama dia. "Okee sayang!" "Yaudah, aku mau tidur Ndra." "Yeah, nighty night Rinjani. I love you!" "Night Ndra, I love you more!" Sambungan terputus. Aku langsung memandang l

