VISSA "Kamu kenapa sih, Dek? Kok beberapa terakhir ini kaya musuhin Papi banget?" Tanyaku saat Jani bersedia mengantarkan aku ke mall. "Mau menyelidiki Papi." "Kenapa gitu? Kamu tinggal tanya, Papi pasti jawab." “Gak, aku lagi gak pengin tanya Papi, soalnya kan bisa bohong, aku mau cari bukti.” Jawab Jani semangat. “Yaudah, kamu tuh sukanya susah-susahin diri sendiri.” Kami sampai di mall langsung saja kami masuk. Niatnya sih aku pengin belanja, tapi pasti nanti Jani juga ikutan. Dia jarang belanja kalau aku gak paksa. “Menurut kamu, Si. Papi kaya apa sih?” tanya Jani tiba-tiba saat aku sedang memilih baju. “Tanya diri sendiri, kita dibesarkan bersama oleh orang tua yang sama. Masa kamu tanya aku Papi gimana?” “Ya aku tau, aku kan tanya menurut kamu! Bagusan yang tadi, dibanding ya

