episode 4

504 Words
Begitu masuk kedalam kelas tatapannya terarah pada allica yang sedang asik dengan buku tulisnya. Rev membuang nafas dengan kesal, menaruh tas dan kemeja dengan kasar. Alesio yang merasa telinganya terusik menoleh ke belakang. " nih orang kenapa sih " kesalnya pada rev " gak dapet cium dari clara? " sahut leo yang sudah dari tadi ada di dalam kelas " bacot lo pada " sahut Rev kesal seketika rev teringat sesuatu di dalam kantong bajunya, lalu ia mengeluarkan benda tersebut dan menaruhnya di atas kepala allica, karena allica merasakan sesuatu ada di atas kepalanya dan ia langsung mengambilnya. setelah ia lihat apa yang ada di kepalanya allica langsung berteriak keras " iiihhh,,,, laba - laba!!!! aku takut!!! aku jijik!!! " sambil melompat lompat ia terus berteriak. Sedangkan Rev sudah tertawa terbahak bahak. " masak nenek lampir takut laba - laba " ejeknya sambil terus tertawa " ini kerjaan lo rev? kasihan tuh allica mukanya pucat " tanya alesio " lo gakpapakan allica muka lo pucet? " " aku gak apa - apa, cuma sedikit kaget aja, karena aku phobia sama laba - laba " sahut allica yang masih seperti ketakutan. " lo keterlaluan rev " sahut leo " ya elah cuma laba - laba mainan juga. kantin yuk! " ajak rev sambil menarik lengan alesio dan leo. tanpa memperdulikan allica. " lo aja gue mau jagain allica " tolak alesio Rev mulai merasa geram, alesio mulai berbeda, " ngapain lo jagain dia, dianya udah gede tau " " gue mau jagain masa depan gue tau " alesio nyengir. Rev menonyor kepala alesio " tidur!!, baru mimpi!! " menarik paksa lengan alesio mengikuti langkahnya. allica melihat kepergian rev dan ia masih kesal karena ulahnya allica masih merasa spot jantung. " awas kamu rev, pasti aku balas! " gumanya dalam hati. *** Ketiga cowok badboy tersebut mendudukan pantatnya di kursi kantin. kursi yang paling belakang yang tertutup dinding. jadi gak akan terlihat saat ada patroli siswa bolos. " pesen jus alpukat sono " Rev menyuruh Leo " kenapa gue? " gak terima mendapatkan perintah " karena cuma lo yang gak punya cewek " sahut alesio " kayak lo punya aja nyet " Leo menonyor kepala alesio " bentar lagi brow " sahut alesio percaya diri " Tai lo pada! " umpat Leo lalu berjalan meninggalkan kedua sahabatnya. *** Allica duduk sebangku dengan nabila, kebetulan sania teman sebangkunya tidak masuk. jadi dia duduk sendirian, rev dan dua temannya pun bolos, sampain bel istirahat berbunyi. " nabila kamu gak ke kantin " tanya allica nabila menggelengkan kepalanya " uang aku cuma cukup buat ongkos pulang aja, tadi sebelum berangkat ke sekolah aku sudah makan, jadi sekarang belum laper" jawabnya. allica merasa iba " gimana kalau aku yang traktir kamu, kebetulan mama kasik uang double tadi " " enggak perlu allica, aku gak enak sama kamu " tolak nabila " udah ayo aku traktir " allica sambil menarik lengan nabila. akhirnya nabila mengikuti langkahnya allica, sesampainya di kantin mereka membeli bakso dan es teh, lalu pergi mencari tempat duduk.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD