Terpaksa Mengijinkan

1031 Words

"Jadi bagaimana, Kak? Aku tidak bohong, kan?" tanya Bintang begitu Bayu menoleh ke arahnya. "Memangnya kamu menghabiskan uang 100 juta itu untuk apa? Apa kamu pikir itu uang habb sedikit, yang bisa kamu habiskan dalam satu hari dengan seenaknya?" tanya Bayu balik. "Kakak dengar dulu, tapi jangan bicara sambil berdiri kita duduk dulu." Bintang hendak berjalan menuju ke sofa ruang keluarga, tapi dihentikan Bayu. "Tunggu, kamu pikir aku punya banyak waktu? Aku hari pergi ke kantor, ngobrol di ruang makan saja." Bayu langsung berjalan menuju ruang makan, Bintang langsung menoleh ke arah Tamara dengan senyum smirk. Tamara yang di lihat oleh Bintang, langsung menunduk dan berjalan mengikuti Bayu. Arvin yang melihat gelagat Bintang sejak tadi pada Tamara sedikit heran, apa lagi Tamara bersak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD