"Ini saldo di rekening Mbak nambah, siapa yang kirim ya. Bentar mbak cek dulu," ucap Viona. "Paling suami Mbak yang kirim," sahut Sisi. "Bisa jadi sih," ujar Viona seraya memeriksa riwayat di mobil bankingnya. "Benar, ini dari asisten Arvin. Kenapa dia kirim uang ya, aku tanya dulu sama mas Bayu. Bentar ya, Si." Viona langsung beranjak dari duduknya dan keluar dari kamar itu untuk menelpon Bayu. "Halo, Mas. Ini kamu yang kirim uang? Gak salah kirim, kan?" tanya Viona penasaran. "Ya gak lah, mana pernah Arvin salah kirim. Aku yang suruh dia kirim uang ke kamu, karena tadi aku telepon pak Adul. Katanya kamu belanja cukup banyak untuk sepupumu, makanya aku ganti uangnya. Aku gak tau apakah itu cukup atau kurang," sahut Bayu menjelaskan. "Loh kenapa diganti, kan aku sendiri yang mau beli

