Dipaksa Tamara

1063 Words

"Ini sudah empat hari, Mas. Kapan lagi waktunya kalau terus bilang belum siap. Mas harus siap apapun alasannya, jika tidak dia akan berada di sini terus. Jika terus-terusan selalu tidur di sini, Mas tidak akan pernah melakukannya. Bahkan mungkin Mas akan merasa dia bukan siapa-siapa, ingat Mas dia istri Mas. Dan dia punya kewajiban melahirkan anak kita!" tegas Tamara yang kesal pada suaminya yang terus menunda malam pertamanya dengan Viona. Bagaimana Tamara tidak kesal, setelah pernikahan Bayu terus mengatakan belum siap. Dia belum juga menyentuh Viona, jangankan menyentuhnya setiap malam Bayu selalu tidur di kamar mereka. Padahal mereka sudah menyewa cheft agar memberi Viona makanan sehat, yang bisa membuatnya mengandung bayi laki-laki karena memang Bayu harus memiliki anak laki-laki unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD