Kembali Melayani Bu Anggun

1063 Words

"Jadi dia beneran hamil, Mas?" tanya Tamara lewat panggilan telepon. "Iya, Sayang. Apa kamu tidak senang?" tanya Bayu. "Senang kok, kenapa juga aku tidak senang. Bukankah tujuan dia datang ke rumah kita memang untuk mengandung pewaris keluarga. Jadi aku pasti senang," sahut Tamara. "Ya siapa tau kamu sedih jadi terlihat tidak bersemangat, aku pikir kamu akan sangat antusias karena dia akhirnya hamil lebih cepat dari perkiraan kita. Ya sudah kalau begitu nanti kalau pulang kami cek keadaan dia ya, aku harus ke kantor." "Iya, Mas. Tapi jangan terlalu memintaku untuk terlihat senang, apalagi sampai begitu menjaga dia. Aku tetaplah seorang perempuan, yang harus berbagi suami. Pastinya akan ada rasa sedih di hatiku," jelas Tamara perasaannya. "Iya, Sayang. Aku mengerti perasaanmu, tapi de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD