BAB Sembilan

1293 Words

            Esok paginya, Soraya melihat Daniel yang duduk di ruangannya menatap Soraya tanpa mengatakan apa-apa selain memberikan tatapan dinginnya. Soraya melanjutkan langkahnya masuk ke ruangannya tanpa menyapa bosnya sebagai sopan santun seorang sekretaris kepada atasan.             “Tugasmu hari ini banyak.” Kata Daniel.             Soraya menoleh pada Daniel. “Tugas?”             Daniel mengangguk. “Hari ini Kris mulai bekerja lagi di sini.”             “Kris bekerja di sini? Bukannya dia itu bagian proyek yang baru kamu bangun—“             “Sesekali dia akan mengawasi proyek. Jadi, aku rasa kita harus bisa berakting sebagai pasangan kekasih di depan Kris.” Mata Daniel menatapnya seakan berkata, ‘tidak ada pilihan lain kan’.             “Hah?” Soraya mengatakan ‘hah’ nyaring.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD