Bab 29. Menjebak Aksa

1242 Words

Luna tertawa senang di dalam hatinya, mereka memiliki rencana yang brillian untuk membuat Aksa dengan cepat menikahinya. “Tungu saja malam nanti Aksa, kamu akan menjadi milikku,” batin Luna lagi, ia bertekad akan membuat Aksa tak bisa menolak pernikahan mereka. “Aku hanyalah butiran debu di mata Aksa,” batin Rania merasa miris dengan hidupnya. Sedangkan Aksa ia tak melihat sedikitpun ke arah Rania, ia terlanjur kesal malam tadi karena ulah Rania. Mungkin pergi ke club bisa membuat pikirannya tenang. **** Terlihat Luna masih berada di rumah mereka, ia sedang bersantai bersama Kalila dan juga Aksa tentunya. Rania melihat mereka dari kejauhan ada rasa iri hati di diri Rania saat melihat itu, ia juga ingin Aksa tertawa saat ia berbicara, tapi itu hal yang mustahil terjadi. Tak ing

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD