Bercocok Tanam

1222 Words

Sepertinya Freya akan datang terlambat ke lokasi syuting esok hari. Pasalnya, sudah malam seperti ini, mereka masih sibuk menghabiskan waktu di tempat wisata malam yang terlihat begitu manis untuk pasangan yang sedang merayakan hari lahir masing masing itu. Lampu lampu indah di sepanjang Rapponggi pun, semakin menambah kesan romantis. Berjalan sambil bergandengan tangan sungguh menjadi pilihan yang tepat, keduanya seakan tak ingin mengakhiri moment indah seperti ini. "Kamu kenapa enggak bilang aku kalau mau ke sini?" Freya menyandarkan kepalanya di lengan Zyan. Tempat ternyaman yang dia tidak bisa dapatkan dari orang lain setelah dari Frans--ayah kandungnya. "Biar surprise. Klasik kan alasannya?" Zyan terkekeh pelan dengan jawaban yang dia berikan. Tapi, jika membayangkan bagaimana pro

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD