Part 42

1048 Words

"Sekarang sudah ya, kamu gak boleh nangis kayak tadi. Pokoknya aku gak mau sampai kamu kayak tadi lagi," ujar Nindy setelah pelukan mereka selesai. "Aku akan berusaha," balas Nazwa. Setelah itu Nazwa pun menatap wajah Alif. Nindy pun mengangguk kan kepalanya. Nindy sempat berpikir, kenapa nasib Nazwa seperti ini. Setiap saat ada aja cobaan yang menimpa diri nya. Setelah beberapa jam Nindy menemani Nazwa disana, Nindy pun pamit kepada Nazwa. "Wa, aku pamit dulu ya mau ke tempat Fathur soalnya," ujar Nindy. Nazwa pun mengangguk kan kepalanya. "Makasih ya Ndy karena udah datang kesini," ujar Nazwa. "Iya sama-sama," balas Nindy sambil tersenyum. Setelah itupun Nindy langsung keluar dari ruangan tersebut. Nindy pun berjalan menuju ruangan Fathur. Sesampainya disana, kebetulan Fathur l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD