Nazwa yang baru saja selesai mandi langsung turun menyusul Alif. Alif tampak memainkan HP nya. Nazwa melihat kalau Alif seperti nya belum menyentuh makanan yang ada di meja makan. "Loh mas, kok makanan nya belum mas makan?" tanya Nazwa. "Aku nunggu kamu biar makan bareng," balas Alif. "Ya ampun mas, kenapa gak langsung makan aja tadi sih mas tapi katanya tadi lapar." "Ya gak enak makan sendirian, kan kalau ada kamu makin lahap makan nya." Nazwa hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan Alif tersebut. Setelah itu mereka pun makan malam bersama. Setelah selesai makan, mereka pun pindah duduk ke ruangan keluarga. Nazwa duduk dengan posisi menyadarkan kepalanya di bahu Alif. Tangan Alif bergerak mengusap perut rata Nazwa. "Apa kita sewa pembantu aja untuk bantu kamu di rumah?" tanya

