56 - Janji Evelyn.

2025 Words

Evelyn melirik Naomi dan Siena yang sudah sama-sama terlelap. Sejak tadi, Evelyn juga mencoba untuk tertidur, tapi tak bisa. Alasannya karena Evelyn terus memikirkan Nathan. Padahal hampir setiap hari dirinya selalu menyempatkan waktu untuk menghubungi Nathan, tak pernah seharipun ia tak menghubungi anaknya itu. Evelyn menyibak perlahan selimut yang menutupi tubuhnya, lalu menuruni tempat tidur dengan gerakan pelan karena tak mau membuat kedua sahabatnya terganggu sampai akhirnya nanti terbangun. Evelyn keluar dari kamar sambil membawa ponselnya. Sesampainya di ruang keluarga, Evelyn menghubungi Liam, dan tak lama kemudian, Liam mengangkat panggilannya. "Halo, Om." Evelyn terlebih dulu menyapa Liam. "Hai, Eve." "Gimana kabar Om? Om baik-baik aja, kan?" Setelah Evelyn pikir-pikir, di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD