Pov Ocha "Kalian sudah saling kenal?" bisik Dea. Aku tak menjawab pertanyaannya karena masih sangat terkejut melihat siapa bos baru kami sebenarnya. Setelah menciptakan sedikit keributan karyawan karena lambaian tangannya kearahku, Nevan mulai memperkenalkan dirinya. Gaya bicaranya berbeda sekali dengan biasanya, dia terlihat sangat berwibawa sekarang. Aku membuang pikiran nakalku yang baru menyadari akan pesonanya. Perkenalan telah selesai, kami di ijinkan kembali bekerja. Jantungku masih berdegup sangat kencang, namun teman-temanku tak mau berhenti mewawancaraiku tentang perkenalanku dengan Nevan. Aku tak menjawab sepatah katapun pertanyaan teman-temanku, ini membuat mereka cukup kecewa padaku. Aku tak mau mengusik privacy Nevan. Tring! Sebuah pesan dari suamiku masuk, dia menayaka

