"Mas ihhh jauh jauhh sana, kamu bauk, nanti Rara juga ikut muntah" teriak Fey untuk yang ke 100 kali nya pada Aksa yang masih senang menggoda istri mungilnya itu. Mendekap tubuhnya erat padahal yang didekap sudah mewanti wanti untuk jauh jauh. "Bau apa sih sayang, bahkan nafas aku rasa mint gini kamu bilang bau" bela Aksa masih mencoba mendekap Fey yang berontak terus. Kamayel sengaja ditidurkan di karpet berbulu depan tv yang sudah diberi kasur khusus oleh Aksa, sedangkan orang tua yang masih masa kanaknya kurang bahagia itu berpelukan di samping kasur Kamayel. Ralat, bukan berpelukan tapi Aksa yang mencoba memeluk. "Mint apaan jelas jelas bau jengki gini, Mas jauh jauh ih aku jadi hoekkk... " Fey menutup mulutnya. Dirinya mual karena nafas Aksa yang bau jengkol. Entah dapat ilham dari

