BAB 20: KEMARAHAN ABI

1181 Words

SELAMAT MEMBACA  ***  Pagi ini Utari bangun lebih pagi. Dia terbangun saat merasakan sesak di d**a dan berat di kakinya. Ternyata saat dia bangun, Abi sudah memeluknya dengan erat dengan kakinya melilit di kaki Utari. Laki-laki itu menjadikan Utari sebagai gulingnya. Saat menoleh jam di dinding, ternyata baru pukul setengah enam pagi. Dengan pelan Utari memindahkan tangan Abi dan melepaskan tubuhnya dari kungkungan Abi. Utari beranjak dari ranjang dengan pelan dan keluar dari kamar dengan mengendap-endap agar Abi tidak bangun. Utari tidak mau di kurung di kamar seharian seperti kemarin benar-benar membosankan. “Tari sudah bangun?” Utari terkejut saat mendengar suara suara Mbok Kem dari belakang tubuhnya. Ternyata Mbok Kem sedang menyapu di dekat kamar Abi, dan dia melihat Utari keluar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD