“Kau tahu sendiri kan kalau aku sudah libur sejak kita berdua menikah, jadi pekerjaanku hari ini sangat banyak.” Yaya hanya mengangguk pelan. “Apa kau sudah makan malam?” “Tentu saja. Aku tadi makan malam bersama Adnan. Kau sendiri?” “Aku tidak mungkin sampai lupa makan malam, karena para pelayan di rumahmu selalu menyiapkan makanan.” *** “Oh, iya.” El yang sudah melangkahkan kakinya untuk segera masuk ke dalam mobil, malah berbalik arah secara tiba-tiba, dan kembali menghampiri Yaya yang pagi ini mengantarnya sampai di depan pintu rumah. “Kau harus bersiap-siap, dan berganti pakaian setelah jam makan siang nanti. Karena aku akan mengajakmu pergi.” “Pergi ke mana?” Yaya langsung bertanya dengan nada heran. “Pokoknya kau harus bersiap-siap saja, dan pakailah baju yang cukup sant

