"Uluh, sok sweetnya." Rara mengusap pipi Elang."Terharu...ternyata kamu sayang banget sama aku." "Aku sayang sama kamu!" "Aku juga sayang sama kamu,"balas Rara. "Kayaknya kita di sini sebulan aja ya. Kamu manis banget kalau di sini, kalau di rumah enggak,"kata Elang. Rara memukul d**a Elang pelan."Enggaklah! Ayo pulang kalau gitu...biar lebih bebas." "Bebas ngapain?" "Bisa coba di dapur, di kamar, di ruang tamu, di mana pun kalau pas lagi mau,"ucap Rara dengan genitnya. "Nggak mau, di sini aja dulu pokoknya. Paling enggak seminggu." "Sayang duitnya, sayang,"kata Rara."Kan uang buat penginapan bisa buat beliin baju baru untuk aku." "Ya udah nanti dibeli deh. Satu saja." Rara tertawa."Ya ampun...kok pelit sih?" "Bukan pelit, hanya membatasi apa yang enggak penting. Tapi, kalau kam

