Gio sudah mondar-mandir di luar kelas Rosie sejak lima belas menit yang lalu. Kali ini dia tidak bisa menghindar dari hukuman Pak Wardiman membersihkan gudang karena ancaman serius yang beliau keluarkan kalau Gio nekat untuk mangkir seperti hukuman-hukuman sebelumnya. Pak Wardiman berniat akan menghubungi Mamanya agar datang ke sekolah dan membicarakan kelakuan Gio. Gio nggak mau Mamanya disusahkan seperti ini. Dia lebih memilih digampar Papanya dari pada membawa Mamanya ke sekolah. Bel pulang berbunyi nyaring membangunkan jiwa-jiwa pemalas setiap murid yang langsung sumringah dan dalam gerak cepat membereskan semua peralatan sekolah mereka dan bergegas pulang. Setelah tersenyum jumawa tanpa dosa ke wali kelas Rosie - Bu Erika - yang keluar dari kelas dan menatapnya sangar karena hapal

