CHP 15.02

2508 Words

Geva menatap nanar lapangan basket yang saat ini tengah di isi beberapa murid angkatannya yang bermain basket dengan gaya serabutan dari koridor kelasnya. Kepalanya lalu menunduk dan kakinya bergoyang membentuk sebuah pola di sana. Semalaman dia menunggu telepon atau chat atau apapun dari Gio tapi nihil. Cowok itu seperti menghilang membuat Geva baru bisa tidur jam tiga malam. Paginya dia harap-harap cemas menunggu Gio menjemputnya tapi sama sekali tidak nampak batang hidungnya hingga membuatnya harus terlambat datang ke sekolah dan dihukum membersihkan taman bunga di belakang sekolah. Mengabaikan beberapa tatapan-tatapan yang terarah padanya serta bisik-bisik di sekelilingnya, Geva memutuskan untuk mencari Gio di kelas cowok itu walaupun kemungkinannya sangat kecil karena dia sama se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD