Geva merasakan kepalanya berat saat dia membuka mata, mengerjapkan matanya beberapa kali seraya memegangi kepalanya yang berdenyut. "Ergghh," erangnya seraya, meminum air putih yang ada di atas nakas sampai habis seraya menyalakan lampu tidur lalu menoleh ke sampingnya dan menyemburkan minumannya. Giovani tidur dengan nyenyak tanpa baju hanya tubuhnya yang tertutup selimut dan tidur terbalik. Geva mengamati wajah itu dengan lekat seraya mengucek matanya. "What the hell..." umpat Geva seraya menatap Gio dengan pandangan mupeng. Apa dia sudah bilang kalau badan cowok itu terbentuk sempurna lengkap dengan roti sobeknya akibat dari rutinnya dia berlatih gym dan Taekwondo. Berapa kalipun dia disuguhkan dengan pemandangan Gio yang sedang tidur seakan dia sedang berada di surga. Lalu mata i

