16. Lamaran

1129 Words

Layla sudah cukup meluapkan kebahagiaannya dengan memeluk dan menciumi kedua buah hatinya. Kini ia mulai memperhatikan sekeliling. Dia merasa tidak asing dengan tempat ini. Banyu mendekati. Tangan pria itu menunjuk papan nama yang berhias lampu. Layla terkesima melihat tulisan Layla Bakery's. Sekali lagi Layla menatap sekeliling. Benar ... dia sedang berada di depan toko rotinya yang dulu. Toko yang sudah diklaim oleh Panji dan Hani. Dekorasi toko ini terlihat simpel, tetapi tetap meninggalkan kesan manis yang dinamis. Layla merasa jika toko ini seperti baru saja direnovasi. Namun, warna catnya masih memakai warna favoritnya, yakni peach orange. Wanita itu dibuat bingung. Karena setahu dia, toko ini sudah tutup cukup lama. Dan anehnya kenapa pula Banyu membawanya ke mari? Manik Layla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD