11. Ada saatnya

1008 Words

"Ada saatnya yang berjuang akan berhenti, dikarenakan tak pernah dihargai." ***** Katria berjalan menyusuri lorong rumah sakit, ada senyuman yang terukir di wajah cantiknya karena papanya sudah membaik dan bisa diizinkan pulang besok. Semua ketakutan Katria selama ini menguap entah kemana. Papanya masih bisa bertahan di sini untuk terus bersamanya. Tuhan baik, karena masih memberikan kesempatan berharga ini kepada Katria. Ponselnya bergetar. Ada panggilan masuk dari Alvian. Tak menunggu lama dia langsung menjawab, penasaran juga sebenarnya suratnya sudah diberikan kepada Alvan atau belum. "Halo, kenapa Al?" "Alvan ada nemuin lo? Gue udah kasih suratnya ke dia. Dia pasti udah baca sekarang." Katria tersenyum pahit mendengarkan penuturan Alvian barusan. Cowok itu sama sekali tidak be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD