25

1030 Words

Dua hari kemudian. Pepatah tentang hari s**l yang tidak pernah tercantum dalam kalender juga seiring dengan datangnya hari keberuntungan yang tidak pernah disangka. Suatu hari aku bertemu dengan teman kuliah dulu, yang ternyata adalah mantan kekasih Aruni. Kami tak sengaja berjumpa dan ia menyapaku di lorong supermarket saat diri ini sedang sibuk belanja. Kebetulan, kakiku sudah mulai membaik jadi anak-anak yang sudah lama tidak kuajak jalan ingin membeli beberapa peralatan sekolah dan mainan. "Hai, kau Hanifah kan?" "Hai iya, aku Hanifah, tapi, ini siapa ya... " Aku agak blank bertemu pria berkacamata itu, kucoba untuk mengingat dan dia ternyata adalah teman kuliahku dulu. Dia Faris pria populer yang selalu jadi incaran banyak gadis di kampus. "Kamu Faris?" "Iya, aku Faris,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD