94

1045 Words

Di momen yang indah dan bulan madu yang manis aku tidak mau membahas Lorena, tapi keputusan suamiku untuk menyingkirkan diri ini dari kantornya demi membuat wanita itu produktif bekerja sedikit menyinggung hatiku. Di belakangku rasa tersinggung itu menghantui seperti beban di dua bahuku, tapi di depanku ada kekayaan, aset dan saham, serta masa depan cemerlang menunggu, aku akan meraihnya hanya dengan mencintai Renaldi. Jadi daripada pusing tentang wanita yang cintanya bertepuk sebelah tangan itu, Kenapa aku tidak fokus mempercantik diri serta memanjakan mata suamiku. Bila dia nyaman bersamaku, hatinya terhibur dan merasa tentram tentulah dia tidak akan berpaling. "Jika aku membuatnya bahagia maka dia akan berikan apapun yang kuinginkan." Aku membatin sendiri sambil menerawang menatap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD