Pesta bergulir sampai jam 12.00 malam, bosku minum bersama rekan-rekannya, sampai dia setengah mabuk dan sempoyongan. Seperti biasa aku dan ustadz pribadinya membantu pria 40 tahun itu menuju ke mobilnya. Kami menaikkan lelaki itu ke mobil lalu sedikit mengendurkan dasinya, kemudian aku minta sopir untuk membawanya segera pulang. "Tunggu!" Pria itu memegang tanganku. "Antar aku!" "Ini sudah malam Pak, saya harus pulang, supir anda akan mengantar anda." "Tidak, kau harus mengantarku!" Jawabnya bersikeras, dia yang mabuk dan terlihat sudah tak kuasa bergerak lagi, membuatku terpaksa mengikuti keinginannya. Aku terpaksa masuk ke mobil sebelum ia berteriak dan membuat malu semua orang. * Di perjalanan, Lelaki itu bernyanyi, tertawa dan terus menetapku sementara sopir yang ada d

