ICHYL:53 - Seimbang

1150 Words

"Siapa orang gila yang punya ide nggak masuk akal itu, hah?!" Mika mencak-mencak marah mendengar apa yang baru Erlin sampaikn. Marahnya Mika ini lenih condong ke rasa takut karena semakin lama, Petra semakin menunjukkan obsesinya pada Mika. Mika berusaha memikirkan hal lain, kalau bukan obsesi lalu apa? Petra jelas bukan orang yang perlu mendompleng nama orang lain untuk mendapatkan pupuaritas. Kekayaannya sendiri rasa-rasanya sudah membuatnya cukup populer, lalu mengapa dia seperti ingin sekali muncul di mana-mana dengan menggandeng Mika? Apa yang dia cari? "Jadwalnya sudah keluar, Kak." "Diam dulu kamu, Lin. Apa-apaan main ngomongin jadwal," sergah Mika pusing, Erlin sama seklai tidak membantu. Setidaknya dia seharusnya bisa membaca situasi. Di saat Mika belum sepenuhnya bisa mencern

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD