ICHYL:61 - Bukan Marco

1051 Words

Mobil Marco kini telah berhenti di depan rumah Mika. Berhubung belum terlalu malam, tadinya Marco ingin masuk untuk sekadar menyapa orangtua Mika. Tapi Mika melarangnya sambil cemberut. "Sampai kapan kamu mau ngambek terus?" tanya Marco penuh kesabaran. "Kamu aja nggak percaya sama aku, gimana bisa kamu bergarap percaya sama omongan kamu." "Astaga, kamu beneran nggak akan nemu apa-apa di handphone aku." Marco geregetan meningkahi keras kepala Mika yang memaksa ingin memeriksa ponselnya. Mika memutar bola mata malas. "Biasanya yang dijaga rapat-rapat itu ada apa-apanya, kalau memang nggak ada harusnya santai aja dong." Marco menghela napas panjang dan mengusap wajah setengah frustrasi. Ini tidak akan selesai dengan mudah, pikirnya. Semakin ditolak, Mika semakin mendesak. "Ya sudah, ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD