"Apa yang kamu lakukan?" "Sepertinya ada yang salah." Alis Marco bertaut bingung. Pria itu awalnya hendak masuk ke kamar mandi, membersihkan diri sepulang dari menemani Mika memeriksakan kandungannya, namun setelah mendapati wajah serius Mika, Marco jadi tertarik untuk melihat apa yang membuat istrinya itu menampilkan ekspresi bak anak tukang bolos sekolah dihadapkan pada soal matematika. Marco turut bersandar di kepala ranjang, kepalanya ditempelkan dengan kepala Mika agar keduanya sama-sama bisa leluasa melihat lembaran di tangan Mika. "Apa salahnya foto USG bayi kita?" Perhatian Marco lalu fokus ke bibir Mika, untuk mendapatkan jawabannya. "Ayang, bukankah hidungku dan hidungmu cukup mancung, tapi ini, kenapa bayi kita hidungnya pesek sekali." Mika menunjukkan bagian yang diyakininya

