"Ngobrolin apa aja tadi sama Marco, Yah?" tanya Mika sangat penasaran. "Emangnya dia nggak bilang?" "Enggak, makanya aku tanya Ayah," jawab Mika geregetan. Duduk bersama selama nyaris dua jam penuh, mustahil jika tidak ada yang mereka bicarakan selain permainan catur. Mereka setidaknya berbasa basi membicarakan entah itu tentang cuaca atau ada berita hangat apa di media massa hari ini. Walau tak penting, Mika tetap ingin tahu. Marco adalah salah satu orang paling membosankan yang Mika kenal. Dia payah dalam memulai obrolan dan jika lawan bicaranya tidak aktif dan penuh inisiatif--cerewet, maka momen akan terlewati lambat dan tentunya garing. Makanya Mika penasaran apa yang membuat Marco dan ayahnya bisa betah selama itu berdua. "Pasti ngomongin aku ya, Yah?" Mika belum mau menyerah

