Chapter 19

1983 Words

Aku tahu ini salah, tetapi rasanya membiarkan diri berciuman dengan Dominic Molchior kali ini terasa benar —Mia Oswald _______________________________________ Musim dingin Brooklyn, 24 Desember 19.03 p.m. Dominic menarik salah satu sudut bibirnya membentuk smirk smile ketika mendengar pertanyaanku. Disesapnya kopi Brazil setengah cangkir yang asap panasnya masih mengepul, kemudian beralih menatapku lagi dengan tatapan yang sulit diartikan. Apa dia tersinggung? “Memang jika aku menjawab jujur, kau akan mengabulkannya?” tuntutnya enteng tanpa perlu repot-repot menaikkan nada biacara. Benakku pun memberi kesimpulan seketika. “Jadi benar, kau ada maksud tertentu?” Benar, bukan, dugaanku? Mana mungkin pria seperti Dominic akan dengan senang hati dan sukarela membantuku? Ternyata, semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD