Chapter 48

2775 Words

Bukankah selalu ada pengecualian dalam hidup? —Dominic Molchior _______________________________________ Musim semi New York, 4 Maret 10.23 p.m. “Dad?” gumamku setelah memutar tubuh ke arah suara familier itu. Mengamati sosok pria paruh baya yang masih berdiri tegak dengan pakaian yang menunjukkan status kelas atasnya. Tangan-tangan yang sudah sedikit keriput itu dijejalkan dalam kantong setelan, memperlihatkan sikap tidak ada yang boleh dan tidak ada yang bisa melawan. Suasana berubah hening kembali. Terpaku pada ayah yang tengah berjalan, membelah kerumuhan orang-orang yang mengelilingiku dan Mia. Tampilan rupa yang beliau pamerkan tidak bisa dibaca. Akan tetapi, aku kenal mimik wajah itu. Karena selama satu bulan setengah, raut wajah itu yang selalu beliau tunjukkan padaku. Lalu k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD