“Abang pijitin mau.” Karena diberikan kecupan manis, Deon ingin membalas dengan sebuah perhatian, biarpun tengah menyetir, dia ingin membantu Milia mengurangi rasa pusingnya itu. “Jangan, nyetir aja yang bener. Abang udah bawa bahan ajarnya, kan?” tanya Milia sudah semangat ingin belajar, kalau dia menyibukkan diri dengan membaca dan menghafalkan materi, nanti dia bakal melupakan semua masalahnya. Deon yang sudah semangat ingin mengabulkan keinginan Milia itu sudah menyiapkan semua materi yang tertinggal agar Milia bisa mempelajarinya, untuk apa jadi tunangan Dosen kalau dia tak berguna. Rekan-rekan Deon dosen semua lho, banyak dari fakultas Milia, ya pasti dia minta bahan ajar dan rangkum agar Milia mudah mempelajarinya. “Udah Miliku! Masa iya enggak, semua mata kuliah selama kamu bolos

