Deon menggebrak meja di hadapan semua mahasiswanya. Atmosfer pun seketika berubah, tegang sekali. Degup jantung Dea langsung bergemuruh layaknya tabuhan drum, tak hanya Dea, semua mahasiswa juga kena serangan jantung mendadak, mereka takut melihat mata Deon yang begitu merah serta urat-urat tangan yang begitu jelas karena tangan Deon begitu kuat tadi menggebrak meja, bisa saja meja itu belah menjadi dua. Semua otomatis kaget lah, dosen yang begitu mereka hormati, begitu tegas dan kompeten itu menggebrak meja satu orang murid wanita. Pasti kalau ada kejadian seperti ini bukan hal yang biasa, mahasiswa itu punya kesalahan yang besar sehingga dia dihampiri oleh dosen killer ini dan beberapa polisi. Deon seperti satu dajjal dan diikuti oleh beberapa malaikat maut. Kedua tangan Dea bergetar h

