Seorang gadis berjalan tergesa-gesa menuju ruangan bos-nya, saat sedikit lagi mau sampai, dia ditahan oleh sekretaris dari bos-nya tersebut. Untuk apa juga dia kembali lagi, mengganggu saja! “Ada apa lagi, Mba?” tanya wanita cantik berpenampilan rapi yang berdiri di tempat kerjanya, tepat di depan ruangan bos perusahaan tersebut. “Mau ada urusan dengan pak Deon lagi.” Tentu Tata hanya berpura-pura saja, dia ingin melihat siapa wanita yang bersanding dengan Deon saat ini, apa lebih baik darinya atau bahkan dia yang lebih unggul, kalau bukan tandingannya ya jelas akan dia rebut kembali. Tata sungguh percaya diri sekali bisa mengambil hati Deon. “Setahu saya beliau belum kembali lagi ke ruangannya.” Dari semenjak dia kembali, ruangan Deon sudah sepi, orang pria ini tengah mencium Milia di

