Kantor Calon Imam

1441 Words

Pagi ini seorang gadis tengah tersenyum penuh rasa bahagia, pasalnya dia akan menyerahkan sebuah berkas rancangan marketing buatannya untuk ditujukan pada bos di kantor ini. Kini dia sudah berdiri di depan sebuah lift. Baru saja lift terbuka, pemandangan yang dia lihat adalah seorang pria tampan yang memang akan dia temui. Pucuk di cinta ulam pun tiba, baru saja mau ditemui sudah ketemu duluan sebelum sampai di ruangan. “Abang ….” sapanya setelah lift tertutup, kebetulan sekali pria yang ia sapa tidak menggunakan lift khusus untuk pergi ke ruangannya. Pria itu hanya melirik sinis dan tidak menjawab sapaannya sama sekali, begitu dingin. “Ih Abang …. Aku kangen!” Tanpa segan dia memeluk pria ini dari samping, kan sedang di dalam lift, tidak akan ada yang lihat perlakuannya yang tidak sopan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD