LOUISIANA selalu bersikap semena-mena pada orang-orang lainnya. Merasa dia yang paling benar dan waras untuk menemani Laura. Padahal, lihat sendiri. Kini, orang itu tengah memanipulasi Rue dan mengatakan hal-hal membual tentang orang-orang yang berada di sekeliling Laura. "Ke mana Lauren?" "Cuti." CUTI APANYA, SIALAN?! Dia--kalian lihat sendiri, kan, tadi? Ana duduk di depan Rue, tersenyum penuh kemenangan saat Rue puas begitu saja dengan jawabannya yang tidak masuk akal itu. Aku ini pekerja lepas. Mana ada cuti? Bahkan, melindungi Laura saja aku jadikan pekerjaan tambahan. Sayang, usahaku seolah tidak ada harganya di mata Ana. Aku dianggap kasar dan pengacau. Hei, pernah dengar? Yang pengacau ulung justru kaum-kaum berpendidikan! Kau, dengan segala akal bulusmu, Ana ... aku tidak

