Who

1111 Words

Di luar langit begitu pekat, rintik hujan datang membawa pasukan seakan hendak mengeroyok Nevan yang bersembunyi di balik jendela kamarnya. Sudah dari 15 menit yang lalu Nevan berdiri di sana, menghitung rintik demi rintik yang membasahi jendelanya. Nevan menengadah, menatap langit hitam yang kosong tanpa taburan bintang. Namun langit nampak menolak tatapannya sampai memunculkan kilatan petir dari atas sana, membuat Nevan mundur beberapa langkah menjauh dari arah jendela. Kemana perginya bintang-bintang itu? Apa mereka sedang berkumpul bersama Deon, Arvin dan Aksa? Rasanya Nevan iri, kenapa semesta memperlakukannya secara tidak adil begini? Ia juga ingin berkumpul bersama tiga rekannya itu lagi di langit sana. Duduk berdampingan di dalam bintang dengan bertemankan secangkir teh hangat, m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD