What Can I Do?

1188 Words

"Eum ini sangat enak!" Seru Darel yang tengah memasukkan potongan buah-potongan buah dengan lahap ke dalam mulutnya. Tepat pada suapan yang keempat Darel mengehentikan aktifitasnya. Terlintas di pikirannya tentang Aksa, melihat kedua rekannya yang seketika panik tadi membuat Darel berasumsi pasti ada sesuatu yang buruk terjadi. Pun tepat ketika Darel menoleh ke arah pintu, ia mendapati kedua rekannya yang tengah berbincang dengan seorang lelaki lainnya yang Darel sendiri tidak tahu siapa. Ketika lelaki yang satunya itu pergi, kedua rekannya secara serentak menoleh ke dalam kamar Darel hingga mata mereka bertemu tatap. Sontak Darel langsung mengembangkan senyumnya sembari melambaikan tangan. "Kenapa kalian berdiam di sana?" Ucap Darel, berharap dua rekannya itu dapat membaca gerak bibirny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD