The Universe Lima
Bab 2
Tink! Setelah selang beberapa detik kemudian, minuman dengan berbahan dasar Batu bersinar telah selesai.
Xiaoxiaoni melirik larutan liquid yang berada ditangannya.
"Saka Rawa, ini seperti jelly. Di minum atau di makan?"
"Minum, Yang Mulia Raja."
Xiaoxiaoni langsung menenggak semua larutan liquid sampai tiap tetes terakhir.
Tink! Level sedang proses.
Nama : Xiaoxiaoni (Raja).
Umur : 16 tahun.
Jenis Kelamin : Laki-laki.
Level : 0
Kekuatan : 1
Kecepatan : 1
Kebugaran : 1
Sekitar tubuh Xiaoxiaoni yang terluka mulai pulih kembali.
"Saka Rawa, mengapa keseluruhan statistik ku hanya mendapatkan sepuluh persen power dari Goblin level 1?"
"Kamu hanya perlu membunuh sembilan Goblin level 1 kembali dan semua statistik akan maksimal setara monster level 1."
Xiaoxiaoni mengerti tentang semua penjelasan yang diberikan.
Ia membersihkan mayat monster level 1 lalu pergi ke gudang sekolah, mencari besi panjang untuk di jadikan senjata untuk membunuh mahluk antah berantah.
Dia melihat seluruh area tidak ada penjaga gudang maupun orang lain, ia mengendap hati hati dengan kecepatan baru yang dimilikinya saat ini.
Xiaoxiaoni membuka pintu gudang, ia beruntung gemboknya tidak terkunci.
Dia melihat ada beberapa barang tersedia, namun pilihan yang mendekati senjata untuk membunuh tidak ada sama sekali.
Setelah berpikir panjang untuk menghadapi segala situasi, ia memilih sebuah rantai.
Panjangnya mencapai lima meter dan di lilitkan pada tubuhnya, dengan berat sekitar satu kilogram masih bisa ditangani olehnya.
"Saka Rawa, apakah portal bisa dibuka di sini?"
"Tidak bisa, Yang Mulia Raja harus kembali ke dalam ruangan kelas."
Xiaoxiaoni lalu pergi ke dalam ruangan kelas, disana ia melihat portal yang otomatis terbuka saat mendekati area pintu ke tempat para mahluk antah berantah.
Tink!
Saat masuk ke dalam portal ia menemukan ruangan yang sebelumnya penuh dengan lautan monster level 1 sudah sepi, mereka membubarkan diri masing masing dengan kesibukan lainnya.
Berjalan lebih jauh ke dalam ruangan untuk membunuh sembilan Goblin level 1, namun ruangan tersebut juga kosong dari sebelumnya yang penuh sesak dengan mahluk antah berantah.
"Saka Rawa, pada kemana semua monster level 1?"
"Mereka sedang tidur siang di tempat yang lebih dalam, sekitar sepuluh ribu meter ke arah depan."
"Hah! Jauh sekali." Xiaoxiaoni menghela nafas panjang.
Berdiam diri sejenak, ia memikirkan cara melarikan diri dahulu sebelum melakukan pembunuhan terhadap mahluk antah berantah.
Jarak yang di tempuh sangat sangat jauh untuk melarikan diri, namun bila sudah mencapai maksimal level 1 ia bisa dengan mudah menghindar dari pengejaran ataupun penyergapan.
Xiaoxiaoni bergerak cepat ke tempat yang di rekomendasikan oleh Saka Rawa.
Mengurangi sekecil mungkin suara langkah kakinya, tanpa menghambat kecepatan maksimal saat berlari.
Pelan pelan, ia berusaha menghentikan kecepatannya saat hampir sampai di tempat tidur para monster level 1.
Memastikan sebanyak dua kali di sekeliling ruangan, tidak ada Goblin level 2 membuat peluang misi untuk membunuh mencapai enam puluh persen berhasil.
Dengan santai dan waspada ia mendekati target pertama.
Xiaoxiaoni memilih Goblin level 1 yang sudah tidur sangat lama.
Bang! Ia menutup mulut mahluk antah berantah supaya tidak berteriak sambil mengikat leher Goblin level 1 dengan rantai yang sudah di siapkan.
Tink! Batu bersinar keluar.
Kematian mahluk antah berantah cukup cepat.
Hanya sekitar sepuluh detik.
Ia mengkombinasi serangan lainnya saat mengikat leher monster level 1.
Menendang kepala satu kali dengan waktu 1 detik.
Sampai kebugaran pada Goblin level 1 berkurang menjadi angka nol dari angka sepuluh, total keseluruhan pada monster level 1 pada umumnya.
"Saka Rawa, kotak virtual."
Tink! Kotak virtual keluar.
Xiaoxiaoni mengambil Batu bersinar dan memasukannya kedalam kotak virtual.
Tink! Minuman liquid dibawah level 1 selesai.
Ia langsung menenggak semua cairan.
Tink! Level sedang proses.
Nama : Xiaoxiaoni (Raja).
Umur : 16 tahun.
Jenis Kelamin : Laki-laki.
Level : 0
Kekuatan : 2
Kecepatan : 2
Kebugaran : 2
Xiaoxiaoni merasakan tubuhnya bertambah sedikit kuat dibanding sebelumnya.
"Huh!" Ia menghela nafas panjang panjang untuk memulai target selanjutnya.
Notifikasi keluar memberi tanda waspada.
Tink! Goblin level 2 mendekati ke wilayah tempat tidur para mahluk antah berantah.
"Hais! Sayang sekali." Ia melihat monster level 1 lainnya yang masih tertidur pulas.
Berpikir panjang untuk situasi saat ini.
Xiaoxiaoni harus bergegas pergi dari tempat ini bila tidak ingin hidupnya melayang.
Namun ia berpikir ulang, berjudi dengan kehidupannya.
Menghitung kancing yang ada pada baju seragam sekolahnya.
"Ambil."
"Tidak."
"Ambil."
"Tidak."
"Ambil."
"Tidak."
Ternyata setelah menghitung pada bajunya, kancingnya banyak yang hilang.
Xiaoxiani memutuskan untuk pergi dari tempat ini, tidak mengambil Goblin level 1 dengan cara seperti saat pertama kali ia masuk ke dalam portal.
Walaupun dengan statistiknya saat ini lebih mudah untuk membawa satu mahluk antah berantah, namun jarak untuk keluar hidup hidup dari tempat ini sangat jauh sekali.
Xiaoxiani melangkahkan kakinya dengan cepat.
Bang! Ia memukul bagian belakang kepala monster level 1, lalu mengikat lehernya dengan rantai.
Goblin level 1 pingsan seketika.
Ia membawa mahluk antah berantah di pundaknya, berlari sekencang mungkin untuk meninggalkan tempat ini.
"Rrraargghh!"
Dugaan Yang Mulia Raja terjadi.
Goblin level 2 melihat satu anggotanya mati dan satu lainnya menghilang.
Mendengar teriakan keras, semua Goblin level 2 terbangun dari mimpi indah mereka.
Jika Anda menemukan kesalahan (tautan rusak, konten tidak standar, dll.), beri tahu kami sehingga kami dapat memperbaikinya sesegera mungkin.