40.Mariana

1199 Words

Mual yang dialaminya setiap pagi membuatnya semakin malas untuk beranjak keluar dari rumah. Ia menjadi mudah lemas, dan tidak ingin terlalu banyak bergerak. Lagipula Regina sudah memberitahunya untuk jangan terlalu banyak beraktivitas. “Kau baik-baik saja?” tanya Rafael di belakangnya. Julia mengangguk lemah. Kedua tangannya masih menggenggam kloset di depannya, bersiap untuk memuntahkan angin kembali. Rafael ikut berjongkok di belakangnya dan mengelus punggungnya. “Ingin kubawakan sesuatu?” tanya pria itu. Julia menggeleng. “Tidak,” jawabnya serak. Suara pintu yang terbuka membuat Rafael menolehkan kepalanya. Ia meninggalkan Julia dan turun menuju lantai bawah. Ia melihat ibunya membawa sarapan untuk Julia dan juga dirinya dan meletakkannya di meja konter. “Bagaimana keadaannya?” ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD