Pria itu berjalan di atas tanah yang basah. Hidungnya mencium bau hutan yang basah. Dari kejauhan, ia mencium bau asing yang tercampur dengan bau saudaranya. Ia mengenal bau asing ini. Bagaimana tidak, orang itu sudah menjadi bagian dari kawanan ini. Dia mengikuti bau asing tersebut dan tidak lama kemudian, ia melihat seekor serigala putih yang duduk di dekat sungai. Telinga itu bergerak mendengar suara langkah yang mendekatinya. Lalu kepalanya menoleh ke belakang dengan ekspresi waspada. Begitu mengetahui siapa yang datang, kewaspadaannya menghilang. “Maaf mengejutkanmu,” ucapnya. Ia berjalan mendekati serigala putih tersebut dan duduk di atas bebatuan besar di sampingnya. “Ini pertama kalinya kita berbicara berdua,” katanya dan tersenyum. Serigala itu tidak bisa membalas perkataannya d

